Tampilkan postingan dengan label Lintas Bukit Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lintas Bukit Selatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 April 2012

PANTAI NGOBARAN, MENYEPI DI UJUNG NEGERI


Tak setenar pantai Baron, Kukup, Krakal, dan Sundak, pantai ini memang terletak agak ke barat dari gugusan pantai selatan Gunung Kidul yang sudah duluan terkenal dan banyak di kunjungi wisatawan. Berada di kecamatan Saptosari, kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta atau kurang lebih 25 kilometer arah barat daya kota Wonosari. Tak seperti pantai lainnya di kawasan timur yang sudah memiliki akses jalan yang relative baik, akses menuju pantai ini relative sempit meski sudah beraspal. Kondisi ini membuat bus-bus besar belum bisa masuk ke pantai ini, sehingga pengunjungnya juga terbatas.

Memiliki ciri khas seperti pantai-pantai lain di Gunung Kidul bagian selatan, pantai ini juga berbukit-bukit bahkan bertebing meski tidak terlalu tinggi. Fasilitas yang tersediapun masih sangat minim, selain area parkir yang tidak begitu luas, juga tidak banyak pedagang seperti di pantai-pantai lain yang sudah lebih berkembang. Di sampingnya juga terhampar pantai Ngrenehan yang jaraknya tidak begitu jauh. Tetapi nasibnya tak jauh berbeda dengan pantai Ngobaran, minim fasilitas dan sarana pendukung.
 
Meski demikian pantai ini tidak sulit untuk anda kunjungi. Menggunakan sepeda motor atau mobil keluarga perjalanan akan lebih mudah dan menyenangkan. Untuk mengunjungi pantai ini bisa ditempuh melalui kecamatan Playen terus ke selatan, sesampai di kota kecamatan Saptosari belok kiri. Setelah sampai pertigaan jalan yang yang ke kiri ( naik ) akan mengarah ke pantai Baron, Kukup dan Krakal, maka dengan mengambil jalan kekanan ( turun ) dan jalan selanjutnya akan mengarah ke selatan hingga ke pantai. Berwisata ke pantai Ngobaran seolah  berada di ujung negeri, sejauh lepas mata memandang hanya terlihat hamparan luas Samudra Indonesia yang membiru. Pantai Ngobaran sangat cocok untuk menyepi, meninggalkan sejenak rutinitas keseharian yang seringkali terasa membosankan.@@

Minggu, 11 Maret 2012

PESONA SINAR SURGA DI LUWENG JOMBLANG


Jogja tak hanya punya Keraton, Malioboro, Kaliurang, Candi Prambanan, Kota Gede, Kasongan atau wisata belanja dan kuliner yang kebanyakan orang sudah tahu bahkan pernah mengunjunginya. Bila anda berkunjung ke Jogja carilah sesuatu yang lain, yang menarik atau bahkan kalau perlu yang menantang. Luangkan waktu anda untuk tidak sekedar berputar-putar di dalam kota, pergilah sedikit ketimur dan temukan sesuatu yang lain, sesuatu yang langka dan  menakjubkan. Wisata alam yang berupa kegiatan menyusuri goa atau caving mungkin asing di telinga anda. Tetapi kegiatan wisata yang juga termasuk olah raga rekreasi ini bisa jadi akan membuat anda kagum pada alam dan sang pencipta. Kegiatan ini memang sedang dan akan terus di kembangkan di kabupaten Gunung Kidul sebab disanalah goa-goa alam nan eksotik itu bertebaran.
Wilayah kabupaten Gunung  Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan bagian dari Kawasan Karst Pegunungan Sewu yang memiliki bentang alam yang cukup unik. Dibalik tanahnya yang tandus, Gunung Kidul memiliki begitu banyak goa-goa alam,  bahkan menurut sebuah sumber mencapai hingga ratusan goa,  baik goa horizontal maupun goa vertikal atau yang biasa disebut luweng. Karena jangan heran jika Gunungkidul menjadi surga bagi para penelusur gua atau caver, baik dari dalam maupun luar negeri,  baik untuk melakukan suatu penelitian  maupun  yang sekedar ingin menikmati keindahan alam yang ada di perut bumi sekaligus menguji adrenalin.
Kegiatan menyusuri goa, atau caving atau  termasuk olahraga rekreasi. Namun demikian tidak bisa  dianggap enteng, aktivitas penelusuran goa, khususnya goa-goa vertikal seperti yang telah dikembangkan di wlayah Gunung Kidul memiliki tantangan tersendiri. Lebih khusus lagi untuk memasuki goa-goa vertical yang sulit, goa dengan celah atau lobang yang sempit, maupun gua basah di mana terdapat aliran sungai di dalamnya. Para penelusur gua dituntut untuk memiliki kemampuan memanjat, berenang, mendaki, orientasi medan, peta kompas, sampai menyelam.   
Goa Jomblang dan Goa Grubug                                                                                                                    
Goa Jomblang dan goa Grubug yang terdapat di kecamatan Semanu atau kurang lebih delapan kilometer sebelah timur kota Wonosari merupakan tempat favorit bagi para caver atau penyusur goa. Pada goa vertikal yang memiliki lebar dan dalam limapuluh meter lebih ini memang cukup terkenal dikalangan para caver. Untuk masuk atau menuruni goa vertikal seperti goa atau luweng Jomblang dan goa atau luweng Grubug wajib menggunakan peralatan khusus yang sesuai dengan standar keamanan, serta wajib menguasai kemampuan tekhnik tali tunggal atau single rope technique ( SRT ). Didalam goa  yang memiliki kedalaman hingga 80 meter itu terdapat sungai bawah tanah yang merupakan ciri khas wilayah karst dan konon merupakan sungai purba. Selain itu  didalamnya juga terdapat hutan purba. Jika di atas terlihat tanah tandus dan pohon jati yang mengering, maka di dasar Gua Jomblang aneka tanaman dengan jenis yang berbeda dari vegetasi diatas hidup dengan subur. Dari dasar Gua Jomblang perjalanan dilanjutkan menyusuri lorong sepanjang 300 meter yang menghubungkan dengan Gua Grubug. Berhubung  di lorong tersebut sangat gelap maka para caver juga dilengkapi dengan headlamp untuk penerangan. Bahkan yang lebih fenomenal dari semua  itu pada goa-goa itu terdapat  ray of light atau yang lebih dikenal sebagai sinar surga. Sinar matahari yang masuk melalu entrance Gua Grubug dengan ketinggian sekitar 90 meter menciptakan pilar cahaya (ray of light) yang sangat indah. Para penelusur gua atau caver yang sudah berpengalaman biasanya akan masuk ke Gua Grubug tidak melalui Gua Jomblang tapi lewat celah tersebut. Setelah sampai di Gua Grubug biasanya para caver akan melanjutkan dengan body rafting di sungai yang mengalir di dalam gua.  Tetapi  untuk menyusur goa-goa ini diperlukan keahlian khusus serta pengetahuan, pengalaman, tekhnik dan peralatan yang memadai, bahkan berstandar international. ( Sumber: Kompasiana/Elizabeth Murni ).@@ 



Selasa, 13 Desember 2011

WISATA PANTAI SIUNG, MENGUNJUNGI SAUDARA TUA GUNUNG MERAPI


Pesona keindahan pantai selatan Jawa begitu memikat dan melegenda, dan salah satunya adalah pantai Siung. Pantai ini terletak di kecamatan Tepus kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta. Berjarak kurang lebih 28 kilometer arah selatan kota Wonosari tempat ini realtif mudah untuk dicapai. Meski untuk mengunjungi pantai ini memang harus menggunakan kendaraan pribadi atau carteran, sebab belum tersedia angkutan umum yang menuju ke sana. Tetapi jangan kawatir sebab akses menuju ke sana sudah didukung dengan sarana jalan yang cukup memadai. Perjalanan anda akan semakin menarik dengan medan yang berbelok-belok dan sedikit naik turun, serta suguhan pegunungan kapur disisi kanan-kiri jalan.
Pantai Siung memiliki daya tarik yang luar biasa dengan air lautnya yang sangat bening, pasir pantai yang putih dan lembut serta bukit-bukit karang yang menyembul keatas seperti pulau-pulau kecil yang menjorok ke tengah laut. Di pantai ini juga terdapat aneka ikan hias dengan warna dan bentuk yang sangat cantik. Yang lebih menarik lagi konon menurut penelitian jenis batuan yang ada di pantai ini memiliki kemiripan atau kesamaan dengan jenis batuan yang ada di kawasan gunung Merapi. Bahkan menurut sebuah sumber malah memiliki umur yang lebih tua dari yang ada di kawasan gunung Merapi. Secara filosofis gunung Merapi, Keraton dan laut selatan memang memiliki hubungan. Dan ternyata secara ilmiah keduanya juga memiliki hubungan. Kalau secara filosofis pantai selatan diwakili Parangtritis, maka secara ilmiah pantai selatan diwakili oleh pantai Siung.
Atraksi alam di pantai Siung semakin sempurna dengan kehadiran air terjun Pengantin yang langsung bermuara ke laut. Meski tidak terlalu tinggi air terjun ini menambah daya tarik pantai Siung untuk anda kunjungi. Berkunjung ke kota Jogja mungkin tidak lengkap kalau anda tidak mengunjungi Keraton dan mampir ke Malioboro, tetapi kunjungan wisata anda akan terasa serpurna bila anda sempatkan singgah dan mengunjungi pantai Siung yang eksotis dan mempesona. Anda penasaran berkunjung ke sana? Selamat berwisata!@@

Jumat, 09 Desember 2011

PANTAI TELENG RIA, PRIMADONA DARI PACITAN


Selain memiliki wisata goa karst lengkap dengan stalagtit dan stalagmitnya, kabupaten Pacitan yang terletak di bagian selatan pulau jawa juga mengandalkan wisata pantainya. Sebut saja pantai Klayar di kecamatan Donorojo atau pantai Teleng Ria yang letaknya kurang lebih hanya dua kilometer dari pusat kota Pacitan. Pantai ini menjadi menarik karena lokasinya yang sangat dekat dengan pusat kota, sehingga akses menuju ke pantai ini demikian dekat dan mudah. Kelebihan pantai ini disamping mudah untuk di kunjungi tetapi juga memiliki garis pantai yang panjang. Seperti pantai selatan pada umumnya, pantai ini juga berombak besar. Mandi dipantai sambil bermain pasir bisa jadi menjadi alternative yang menyenangkan di pantai ini. Tetapi harus hati-hati, disamping ombak yang besar, tetapi pada musim-musim tertentu juga banyak ubur-ubur laut yang beracun yang bila menyengat akan terasa pedih dan gatal-gatal.
Jalan menuju pantai ini relative baik. Fasilitas yang tersedia juga lumayan baik, parkir yang luas serta warung makan atau jajanan cukup tersedia di pantai ini. Untuk mengunjungi pantai ini tidaklah sulit, bila menggunakan angkutan umum dari arah Solo bisa menumpang bus jurusan Solo-Batu-Pacitan dan turun tak jauh dari gerbang pantai. Kalau dari arah Jogja bisa menumpang bus jurusan Jogja-Wonosari-Praci-Batu, turun di terminal Baturetno ( Wonogiri ) kemudian berganti bus jurusan Pacitan yang datang dari arah Solo. Pantai Teleng Ria menawarkan pemandangan yang cukup mempesona, karena dikelilingi perbukitan yang tampak menghijau dari kejauhan. Bila menggunakan kendaraan pribadi, anda bisa sekaligus mengunjungi beberapa goa yang berada satu jalur dengan tempat wisata ini bila berangkat dari arah Jogja atau Solo. Sebut saja goa Tabuhan dan goa Gong. Anda teryarik berkunjung ke sana? Selamat berwisata.@

Selasa, 06 Desember 2011

GOA RANCANG KENCONO, TEMPAT UNTUK MERANCANG KEMERDEKAAN


Berbeda dengan goa-goa pada umumnya, goa Rancang Kencono memeiliki pintu yang menghadap ke atas mirip menyerupai sebuah lubang raksasa. Untuk memasuki goa ini harus menuruni beberapa anak tangga yang sengaja dibuat untuk memudahkan pengunjung. Goa ini terletak di dusun Menggoran, desa Bleberan, kecamatan Playen kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Berjarak kurang lebih 15 kilometer arah barat daya kota Wonosari tempat ini sebenarnya tidak sulit untuk dicapai, namun sayangnya masih minimnya sarana dan kondisi jalan untuk memasuki wilayah ini masih berupa jalan tanah yang belum teraspal.
Meski tidak terlalu dalam goa ini cukup memiliki nilai sejarah. Goa ini juga memiliki pelataran yang cukup luas, bahkan konon bisa untuk bermain badminton. Dinamakan Rancang Kencono, sebab menurut riwayat yang diyakini penduduk setempat, Rancang bermakna merancang, mengkonsep, atau menyusun. Dan Kencono berarti emas atau kemuliaan. Dan kemulian bagi bangsa yang terjajah kala itu, berarti adalah sebuah kemerdekaan. Konon pada masa perjuangan dahulu goa ini seringkali dijadikan tempat untuk menyususn strategi untuk melawan penjajah dan meraih kemerdekaan. Dan kini nampaknya tempat ini juga dipergunakan sebagai tempat wisata lokal juga suntuk kegiatan ritual tertentu.
Uniknya ditengah mulut goa ini terdapat pohon langka yang cukup besar menyembul keatas. Menurut keterangan warga setempat bahkan pohon ini merupakan pohon satu-satunya di Gunung Kidul. Menurut keterangan belum ada yang menemukan pohon sejenis di wilayah Gunung Kidul. Pohon yang oleh masyarakat disebut pohon Bluni ini memiliki buah yang rasanya manis. Buahnya berbentuk bulat lonjong dan berwarna ungu. Yang menarik di goa yang jauh dari keramaian itu sering sekali dipergunakan untuk pengambilan gambar untuk film-film kolosal laga seperti Tutur Tinular, Misteri Gunung Merapi, dll. Tak jauh dari tempat ini juga terdapat air terjun Si Gethuk, tetapi untuk mencapainya agak sulit disamping untuk menuju kesana jalannya belum teraspal  juga  harus menaiki perahu atau berjalan kaki melewati areal persawahan yang becek dan naik turun.@

Senin, 05 Desember 2011

GUNUNG KENDIL, KISAH AIR 'KERAMAT' DARI DALAM SEBONGKAH BATU


Mata air Gunung Kendil berada di atas ketiggian puncak sebuah bukit kapur, terletak didesa Ponjong, kecamatan Ponjong atau kurang lebih 11 kilometer arah timur laut kota Wonosari, Gunung Kendil merupakan tempat wisata ritual yang cukup dikenal diwilayah ini. Disini terdapat mata air yang terdapat pada sebuah bongkahan batu besar. Pengeboran batu itu atas perintah mbah Moyo yang merupakan sesepuh desa setempat, sekaligus merupakan pemilik tanah itu. Sebelum memerintahkan pengeboran diatas bongkahan batu besar itu, mbah Moyo melakukan “laku” dan sering melakukan shalat hajat ditempat itu. Dan anehnya setelah dibor air itu mengucur keatas tanpa harus dipompa. Kalau sekarang dipasang pompa karena air tidak bisa berhenti, jadi pompa lebih difungsikan untuk mematikan aliran air.
Banyak orang terperanjat ketika kemudian keluar air jenih dari bongkahan batu itu. Setelah itu banyak orang berkunjung, mula-mula warga sekitar Gunung Kidul tetapi kini sudah banyak yang dating dari luar kota Jogja, Magelang, Klaten, Solo, Boyolali bahkan dari Surabaya dan Jakarta. Kini tempat ini terkenal sebagai tempat terapi air. Beberapa penyakit terbukti sembuh. Banyak orang-orang yang datang ketempat ini untuk melakukan melakukan ritual mensucikan diri  dan melaksanakan hajat dimasjid sekitar tempat ini. Bahkan konon banyak pejabat di wilayah ini yang datang untuk melakukan hal yang sama.
Setelah diakan penelitian oleh pihak yang berwenang yaitu Dinas Kesehatan kabupaten Gunung KIdul, air dari Gunung Kendil sangat layak untuk di konsumsi bahkan sangat layak untuk sumber air minum. Menurut uji klinis kandungan Ecolinya nol. Dan sekarang masyarakat bias menikmati ARDO ( air do’a ) air minum yang sudah melalui proses sterilisasi ozon, dan dijamin lebih higienis. Ardo juga bisa dibawa pulang dengan kemasan 1,5 liter dengan harga Rp.4000. Sebagai air terapi, untuk memudahkan para pengunjung kemudian juga dibangun 3 kolam renang untuk dewasa dan anak-anak. Tempat ini sangat mudah untuk dicapai karena berada ditepi jalan raya di kota kecamatan Ponjong, dan di dukung sarana jalan yang sangat mulus. Disamping itu dari kota Wonosari juga tersedia sarana angkutan umum yang cukup memadai.@

Kamis, 10 November 2011

LINTAS BUKIT SELATAN


Lintas Bukit Selatan adalah kawasan jalur lintas selatan jawa dari Jogja hingga Pacitan jawa timur dengan segenap potensi wisatanya. Wilayah yang merupakan bagian dari pegunungan seribu itu memang layak untuk anda pilih sebagai tempat tujuan wisata alternatif, setelah tempat-tempat wisata kota Jogja yang lebih dulu di kenal seperti Kraton, Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, Kerajinan Perak Kotagede, Kerajinan Gerabah Kasongan, Monumen Jogja Kembali, Kaliurang & Merapi Lava Tour, atau wisata belanja di sepanjang Malioboro, Galleria Mall, atau Ambarukmo Plaza.

Lintas Bukit Selatan adalah kawasan menarik dengan segudang potensi wisata alam disepanjang jalur selatan jawa. Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba di kecamatan Pathuk, pantai selatan kabupaten Gunung Kidul yang masih perawan seperti pantai Baron, Kukup, Krakal, Sundak , Siung, Wediombo hingga Sadeng. Dan pantai Sembukan serta pantai Ngampu di kabupaten Wonogiri, yang sangat menawan. Lebih ke timur lagi kita akan menemukan Pantai Buyutan, pantai Klayar dan pantai Teleng Ria di kabupaten Pacitan. Musium Karst dan Goa Putri Kencono di Pracimantoro, Goa Tabuhan dan goa Gong di kabupaten Pacitan juga memiliki daya tarik tersendiri dan akan menambah wawasan anda akan kawasan karst di sepanjang jalur selatan.
Di Lintas Bukit Selatan juga terdapat sungai-sungai bawah tanah yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi, apalagi bagi yang suka menguji adrenalin, menyukai tantangan menjelajah alam. Lintas Bukit Selatan adalah sebuah upaya kecil untuk mengenalkan pesona wisata lain di sekitar Jogja, kepada anda yang rindu akan suasana alam pedesaan, haus akan belaian lembut angin pantai, gemar mengunjungi tempat-tempat terpencil, dan meraih kepuasan batin dengan menikmati keindahan alam yang masih perawan. Lintas Bukit Selatan adalah sebuah upaya menghadirkan kemewahan-kemewahan kecil dalam hidup anda yang seringkali sesak oleh urusan-urusan yang tak pernah selesai, melalui aneka pengalamanan mengesankan menaiki bukit tandus, menyisir pantai dengan pasir putih nan lembut, menjelajah goa-goa alam, atau sekedar menikmati bau rumput liar di pinggir telaga yang mulai mengering. Tinggalkan rutinitas hidup anda sejenak, nikmati harmoni alam pegunungan di sepanjang Lintas Bukit Selatan. Anda tak akan pernah mengira bahwa kemewahan itu tidak selalu harus berharga mahal.@

Rabu, 27 April 2011

PANTAI SUNDAK, MENAWARKAN KETENANGAN DAN EKSOTISME ALAM


Meski dikenal sebagai wilayah yang kurang subur karena keadaan geografisnya yang sebagian besar wilayahnya adalah perbukitan kapur, tetapi kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keistimewaan dengan pantai-pantainya yang masih perawan dan memiliki panorama alam yang sangat indah. Wisata pantai menjadi andalan daerah ini disamping goa-goa karst dan sungai bawah tanah yang sangat menawan.
Pantai-pantai Gunung Kidul kebanyakan berpasir putih dan berombak besar seperti layaknya pantai selatan lainnya. Tetapi karena kebanyakan pantainya berbentuk teluk dan terhalang bukit-bukit yang menjorok ke laut atau pulau-pulau kecil, sehingga ombak yang sampai ke pantai menjadi tidak terlalu besar dan membahayakan. Namun demikian setiap pengunjung harus tetap berhati-hati dan waspada.

Pantai Sundak berada pada deretan paling timur diantara pantai-pantai yang banyak dikunjungi saat liburan. Dari barat ada pantai Baron, kemudian pantai Kukup, pantai Drini, pantai Krakal dan pantai Sundak. Keempat pantai yang berderet ini bisa sekaligus anda kunjungi dengan sekali beli tiket. Sebenarnya masih ada lagi bila nada terus ke timur seperti pantai Siung dan Wediombo, tetapi dua pantai terakhir belum seramai yang lainnya.

Berjarak 25 km arah selatan kota Wonosari atau 65 km arah tenggara kota Jogja pantai ini sangat cocok untuk refresing melupakan sejenak rutinitas keseharian pada saat akhir pekan atau libur panjang. Garis pantai yang panjang dan melengkung, yang tersambung dengan pantai Krakal lengkap dengan pasir putihnya akan membuat setiap pengunjung berjalan –jalan hingga jauh atau bahkan mandi dan bermain pasir. Aneka makan hasil laut seperti udang goreng, ikan goreng, rumput laut goreng bisa menjadi kudapan alternative sambil menikmati indahnya pantai.@@

Rabu, 09 Maret 2011

BUKIT PATUK DAN SENSASI PUNCAK ALA JOGJA


Jalanan mendaki lengkap dengan tikungan-tikungan tajam di timur kota Jogja ini adalah pintu gerbang memasuki wilayah kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berbeda dengan wilayah puncak di Cianjur Jawa Barat yang terkenal subur, wilayah ini cenderung kering berbatu dan hanya ditumbuhi tanamana keras dan semak belukar.Tetapi jalur jalan ini menjadi sangat penting karena merupakan jalur utama lintas selatan yang menghubungkan Jogja dengan Wonosari, pantai-pantai selatan Gunung Kidul, Wonogiri bagian selatan, bahkan kota-kota di Jawa Timur bagian selatan seperti Pacitan dan Trenggalek. Melewati kawasan bukit patuk anda akan disuguhi panorama alam yang cukup menawan.

Sebagai tempat istirahatpun wilayah ini bisa difungsikan sebagai rest area. Tersedia beberapa warung kecil dengan konsep lesehan untuk sekedar menikamti segelas teh, secangkir kopi, semangkuk mie atau es kelapa muda yang menyegarkan lengkap dengan aneka jajanan sambil menikmati panorama alam yang terhampar dibawahnya. Bila anda ingin mengisi perut yang sudah keronconga dengan makanan beratpun tak masalah, juga tersedia. Atau mau menginap dihotel? Jangan khawatir, ditempat ini telah beroperasi hotel sederhana lengkap dengan restorannya. Untuk sekedar melepas lelah tempat ini bisa menjadi pilihan alternatif. Atau ingin berfoto ria? Siapa takut. Silahkan anda coba.

Dan bila malam minggu tiba, bukit Pathuk menjadi tempat berkumpul yang mengasyikkan. Tengoklah banyaknya pasangan muda-mudi yang rela menghabiskan malam akhir pekan dengan bercengkerama disana. Melawan dinginnya desir angin malam dan menikmati taburan cahaya lampu dibawahnya. Menikmati segelas kopi sambil ngobrol santai tentang masa depan mereka. Bila anda kebetulan melintas dikawasan ini tak ada salahnya untuk berhenti sejenak, merasakan semilir angin pegunungan seribu, menikmati sensasi puncak ala Jogja.@@

Sabtu, 26 Februari 2011

PANTAI SADENG, PESONA DI UJUNG TIMUR JOGJA


Terletak di ujung timur provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pantai ini memang terkesan sangat jauh dan terpencil dari keramaian. Berada di ujung timur kabupaten Gunung Kidul, atau tepatnya di kecamatan Girisubo, pantai ini berjarak kurang lebih 45 km arah tenggara kota Wonosari ibu kota kabupaten Gunung Kidul atau kurang lebih 85 km arah tenggara kota Jogja. Wilayah ini berbatasan langsung dengan kecamatan Parang Gupito kabupaten Wonogiri propinsi Jawa Tengah. Berbeda dengan pantai-pantai lainnya, pantai ini merupakan pelabuhan perikanan terbesar di wilayah Gunung Kidul, bahkan wilayah Jogja. Karena potensi perikanan yang cukup besar, pemda Gunung Kidul berencana menjadikan kawasan ini sebagai minapolitan, yakni suatu kawasan pelabuhan ikan terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk memaksimalkan potensi perikanan yang ada.

Sebuah sumber menyebutkan mengingat besarnya pendanaan yang yang harus dikucurkan, maka pemda menjalin kerjasama dengan pihak lain, diantaranya pemerintah Belanda. Untuk mengunjungi tempat ini memang agak menguras waktu dan tenaga, mengingat jaraknya yang jauh dan medan jalan yang berkelok-kelok dan naik-turun. Tetapi begitu sampai di sana segela lelah akan terbayar dengan suguhan panorama pantai yang indah dan kapal-kapal nelayan yang bersandar. Apalagi bagi anda penikmat dan penggila ikan, disinilah tempatnya. Bahkan anda bisa menikmati lobster, udang karang yang terkenal enak dan mahal itu, tentu dengan harga yang jauh lebih murah dari pada anda membelinya dari restaurant hotel bintang lima. Anda tertarik? Selamat berwisata.@@

Rabu, 26 Januari 2011

GOA PUTRI KENCONO DI PRACIMANTORO


Berada di kesunyian desa kecil bernama Wonodadi kecamatan Pracimantoro kabupaten Wonogiri atau kurang lebih 8 km arah barat laut kota kecamatan Pracimantoro, gua ini memang sangat jauh dari keramaian. Berada pada kawasan hutan perbukitan kapur , kurang lebih 45 km sebelah barat daya kota Wonogiri, wilayah ini juga berbatasan langsung dengan kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Goa yang dari luar tampak kecil itu ternyata didalam sangat luas,bahkan konon mendekati 1000 m2. Seperti halnya goa-goa yang terdapat di kawasan karst lainnya, goa Putri Kencono juga dihiasi dengan stalagtit dan stalagmit yang sangat indah. Tempat ini berada di jalur selatan Jogja - Pacitan yang melintasi kawasan pegunungan seribu yaitu kawasan kabupaten Gunug Kidul dan Wonogiri bagian selatan. Tak jauh dari tempat ini juga terdapat musium karst ( kawasan karst international ) yang juga trdapat beberapa goa serupa. Bila anda kebetulan melewati kawasan ini tak ada salahnya untuk meluangkan waktu sejenak untuk singgah, sekedar istirahat dan menambah wawasan akan objek wisata gua yang ada di tanah air, khususnya di kawasan pegunungan kapur selatan Jawa. Selamat berwisata

Kamis, 23 Desember 2010

PANTAI BUYUTAN, YANG TERASING DARI KERAMAIAN


Pantai Buyutan merupakan deretan pantai selatan yang membentang di bagian selatan pulau jawa. Terletak di sebelah timur pantai Ngampu, Wonogiri, pantai ini menjadi bagian dari kabupaten Pacitan. Pantai yang masih sangat alami ini tepatnya berada di desa Widoro kecamatan Donorojo kabupaten Pacitan. Seperti ciri khas pantai selatan lainnya, pantai ini juga bertebing karena berada di wilayah pegunungan kapur ( karst ) selatan jawa. Pantai ini berjarak kurang lebih 42 km dari kota Pacitan. Perjalanan kesana memang agak sulit, karena belum didukung sarana jalan yang memadai. Khusus untuk yang hoby berpetualang tempat ini sangat menantang. Perjalanan berkelok-kelok dan naik turun akan menjadikan pengalaman yang menguji adrenalin, dan tentu perjalanan yang menyenangkan bagi mereka yang berjiwa petualang.

Bila anda tertarik mengunjunginya bawalah bekal banyak-banyak, sebab disana belum ada penjual makanan, dan saya sarankan untuk tidak membawa anak kecil sebab untuk bisa sampai ke pantai kita harus menuruni jalan setapak yang lumayan terjal. Tempat ini bisa ditempuh melalui kecamatan Punung dari arah Pacitan atau melalu kecamatan Parang Gupito kabupaten Wonogiri. Letaknya yang jauh dan tempatnya yang agak terpencil membuat pantai indah ini kurang perhatian dari pemerintah daerah, padahal potensinya sangat bagus. Persiapan yang memadai dan perbekalan yang cukup adalah syarat mutlak untuk pergi kesana, mengingat belum adanya fasilitas apapun disana, benar-benar masih alami, benar-benar sebuah pantai yang masih perawan. @@

Senin, 13 Desember 2010

PANTAI SEMBUKAN, SI PERAWAN DARI WONOGIRI


Tersembunyi di ujung selatan kabupaten Wonogiri pantai ini secara geografis memang sangat jauh dari pusat kota. Pantai ini terletak di kecamatan Parang Gupito yang berbatasan langsung dengan kecamatan Girisubo kabupaten Gunung Kidul, dimana terdapat pelabuhan ikan pantai Sadeng. Pantai Sembukan berjarak kurang lebih 45 km arah selatan kota Wonogiri atau 4 km arah selatah kecamatan Parang Gupito. Seperti pantai pada kawasan karst lainnya pantai ini berbukit-bukit dan bertebing yang cukup tinggi.

Dan satu lagi pantai ini masih sangat perawan dan alami. Belum tersedianya angkutan umum, membuat pengunjung pantai ini masih terbatas wisatawan lokal. Sekalipun sudah ditunjang dengan sarana jalan yang cukup memadai, ketersediaan sarana transpotasi memang masih menjadi kendala. Rute kendaraan umum hanya sampai di kota kecamatan Parang Gupito, itupun dari kota Wonogiri harus beberapa kali ganti kendaraan. Pilihan yang paling tepat adalah dengan mobil pribadi atau mobil sewaan. Perjalanan ke pantai Sembukan bisa menjadi daya tarik tersendiri, sebab melewati kawasan pegunungan kapur yang berbelok-belok dan naik turun. Bila anda tertarik untuk kesana, persiapkan perbekalan yang cukup sebab di sana belum banyak penjual makanan. Anda tertarik untuk berpetualang kesana? Selamat berwisata.@@

Minggu, 12 Desember 2010

GAJAH MUNGKUR, SEBUAH OASE DI BUKIT GERSANG


Waduk Gajah Mungkur yang terletak di kabupaten Wonogiri pada awalnya dibangun untuk menjamin ketersediaan air untuk irigasi tekhnis di wilayah itu. Kabupaten Wonogiri yang berbukit-bukit, pegunungan kapur merupakan wilayah kering dan tandus. Danau buatan yang terletak kurang lebih 3 km selatan kota Wonogiri ini menurut keterangan dalam Wikipedia memiliki luas lebih dari 8800 ha dan berada di 7 wilayah kecamatan. Waduk ini mampu mengairi sawah di areal yang cukup luas yaitu kurang lebih 23600 ha di 4 kabupaten dibawahnya seperti Klaten, Sukoharjo, Karang Anyar dan Sragen. Masih menurut Wikipedia dari PLTA yang dibangun dari waduk ini mampu menghasilkan listrik hingga 12,4 mega watt. Waduk yang mulai beroperasi pada tahun 1978 ini diperkirakan bisa berumur hingga 100 tahun.

Bagi Pemda Wonogiri dan masyarakat setempat tempat ini kini menjadi obyek wisata yang kemudian munumbuhkan ekonomi. Ada berbagai usaha yang bisa di lakukan masyarakat setempat untuk mendukung keberadaan waduk Gajah Mungkur sebagai tempat tujuan wisata. Mendirikan rumah makan, berdagang oleh-oleh, berjualan cenderamata, bahkan membuat homestay atau hotel yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Usaha yang lain yang cukup menjanjikan adalah usaha keramba ikan air tawar yang berkembang cukup pesat dan banyak ditekuni warga setempat. Kehadiran waduk Gajah Mungkur benar-benar menjadi oase bagi banyak masyarakat Wonogiri sendiri atau kabupaten tetangga sekitarnya. Kini tempat ini dipoles dengan beberapa fasilitas seperti kolam renang dan arena permainan yang cukup menarik. Bila anda penggila masakan ikan air tawar, disini banyak sekali restoran yang menyajikan menu dari berbagai ikan. Jadi anda bisa berwisata alam sekaligus berwisata kuliner. Anda tertarik? Selamat berwisata.@@

Senin, 29 November 2010

GOA TABUHAN, PENYEMPURNA KOTA 1001 GOA


Memang tidak salah bila kabupaten Pacitan yang berpredikat sebagai kota 1001 goa. Sebagai terusan wilayah karst yang membentang di belahan selatan jawa tengah hingga jawa timur, diwilayah ini memang terdapat banyak sekali goa sebagai ciri khas wilayah karst. Goa-goa yang sudah berumur ribuan tahun dengan aliran air, stalagtit dan stalamit itu konon juga dipercaya sebagai tempat tinggal manusia purba jenis homo sapiens. Salah satu goa yang cukup dikenal dan relatif tidak sulit untuk di kunjungi adalah goa Tabuhan. Dinamakan demikian karena terletak di dusun Tabuhan, desa Wareng, kecamatan Punung kabupaten Pacitan.

Disamping itu stalagtit yang ada digua ini juga bisa ditabuh layaknya gamelan jawa. Menurut pengelola, ditempat ini sering digunakan untuk pertunjukan Campursari ( musik tradisional gamelan ) yang salah satu instrumennya menggunakan stalagtit yang ada di gua tersebut, tentu dipadu dengan gamelan. Goa yang ditemukan pada tahun 1828 ini kemudian dikembangkan sebagai objek wisata pada tahun 1956. Goa yang memiiki kedalaman sekitar 100 meter ini juga merupakan goa bersejarah, sebab tempat ini diyakini sebagai tempat pertapaan Sentot Prawirodirjo, seorang pengikut Pangeran Diponegoro pada masa perjuangan penjajahan kolonial dulu. Keberadaan goa ini menjadi penyempurna kabupaten Pacitan yang berjulukan sebagai kota 1001 goa. Bila anda tertarik untuk berkunjung, tempat ini tidak terlalu jauh dari jalur selatan Pacitan-Jogja.@@

Kamis, 25 November 2010

WISATA MINAT KHUSUS : KAWASAN KARST


Pegunungan seribu di kawasan selatan Jawa yang membentang dari Daerah Iatimewa Yogyakarta hingga Jawa Timur ( kabupaten Gunung Kidul, Wonogiri dan Pacitan )ternyata menyimpan potensi wisata yang cukup menarik. Kesan kering, tandus dan bahkan miskin lambat laun hilang dengan pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan pertanian dan perkebunan yang cocok untuk wilayah kapur ( karst ). Potensi lain yang terus digali adalah pengembangan pariwisata minat khusus karst yang dari wktu ke waktu terus mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan.

Sejarah geologi pegunungan seribu menurut seorang ahli geologi Dr. Tony Djubiantoro tterbentuk pada kala Miosen atau Pleistosen Tengah, pada jutaan tahun yang lampau. Menurutnya pada saat itu terjadi perubahan yang sangat spektakuler dimana dasar lautan di kawasan tersebut terangkat keatas karena terjadinya pergeseran lempeng bumi. Pendapat itu juga dikuatkan dengan penemuan fosil-fosil binatang laut, yang menguatkan keyakinan bahwa daerah tersebut dahulu merupakan dasar laut. Kawasan karst pegunungan seribu memiliki potensi geowiasata yang cukup menarik. Disamping pantai selatan yang terkenal indah, berpasir putih dan bertebing-tebing. Potensi lain adalah banyaknya goa-goa yang sudah berumur ribuan tahun yang konon merupakan tempat tinggal manusia purba Homo Sapiens. Tempat yang tidak kalah menarik adalah adanya sungai-sungai bawah tanah yang tidak terdapat di kawasan lain. Dan puncaknya adalah berdirinya musium karst di kecamatan Pracimantoro, Wonogiri yang akan sangat membantu menambah wawasan tentang wilayah karst di Indonesia, terutama kawasan pegunungan seribu. Selamat berwisata.@@

Senin, 15 November 2010

LIMA JARI TANGAN DI PUNCAK NGLANGGERAN


Bukan Jogja namanya kalau tidak sanggup meyuguhkan tempat-tempat wisata alternatif yang tak hanya menarik tetapi juga menakjubkan. Kalau beberapa waktu lalu ada Bengawan Solo Purba di kawasan muara pantai Sadeng, kini masih berhubungnan dengan yang berbau purba yaitu Gunung Api Purba. Tempat indah ini terletak di desa Nglanggeran, kecamatan Pathuk kabupaten Gunung Kidul. Tempat ini sangat mudah untuk anda kunjungi, hanya berjarak sekitar 25 kilometer arah timur kota Jogja atau 20 kilometer sebelum kota Wonosari, membuat anda layak untuk mempertimbangkan tempat ini untuk tujuan wisata anda selanjutnya.

Gunung yang berupa bongkahan batu raksasa ini diyakini sebagai gunung api purba yang konon sudah berusia puluhan juta tahun. Gunung yang berketinggian antara 200 - 700 meter diatas permukaan laut itu menyajikan panorama alam yang sangat menawan. Konon sekitar 60 juta tahun yang lalu gunung ini merupakan gunung api aktif. Tempat ini sangat cocok untuk berbagai kegiatan wisata seperti panjant tebing, out bond, jelajah wisata dan berkemah. Bila anda datang pada sore hari dan berhasil mencapai puncak pada waktu senja, maka anda akan disuguhi pemandangan sunset yang bukan saja indah tetapi juga sangat menakjubkan. Tidak hanya itu di tempat ini terdapat fenomena alam yang sangat menarik berupa bogkahan batu raksasa di atas bukit yang kalau di perhatikan secara mendalam akan berbentuk lima jari tangan manusia. Anda penasaran...? Silahkan datang dan buktikan sendiri. Selamat berwisata.@@

Kamis, 11 November 2010

MUSIUM KARST, ANDA TAHU.....?


Nun jauh disana, dikawasan perbukitan kapur desa Gebangharjo, kecamatan Pracimantoro, kabupaten Wonogiri proppinsi Jawa Tengah, musium ini memang berdiri megah nun jauh dari pusat keramaian. Kecamatan Pracimantoro sendiri terletak kurang lebih 43 km arah barat daya kota kabupaten Wonogiri. Namun demikian tempat ini relatif tidak sulit untuk dijangkau.Bila menggunakan kendaraan umum dari kota Solo anda bisa naik bis jurusan Pracimantoro atau dari kota Jogja anda bisa naik bis jurusan Batu ( Baturetno-Wonogiri ) via selatan turun di Pracimantoro. Tercatat ada dua perusahaan travel yang melayani rute Jogja-Pacitan juga melewati kawasan ini.

Bila menggunakan kendaraan pribadi lebih mudah lagi karena musium ini berada di tepi jalan Jogjakarta-Pacitan lintas selatan ( Jogja-Wonosari-Pracimantoro-Giritontro-Donorojo-Pacitan). Di musium ini anda akan banyak mendapatkan informasi tentang wilayah karst yang ada di seluruh Indonesia. Mulai dari karakteristik daerah karst itu sendiri hingga potensi yang bisa di kembangkan untuk memberdayakan masyarakat sekitarnya. Dan yang lebih menarik lagi, disekitar area musium ini juga terdapat lima atau lebih gua-gua kawasan kapur yang bisa anda kunjungi. Sekiranya belum ada waktu untuk meluangkan waktu kesana, paling tidak informasi ini akan sangat berguna bila suatu saat anda melewati daerah tersebut dan berniat untuk singgah dan meanmbah wawasan tentang wilayah karst di tanah air. Selamat berwisata.@

Senin, 25 Oktober 2010

BENGAWAN SOLO PURBA DI GUNUNG KIDUL


Karakteristik alam kabupaten Gunung Kidul yang berbukit-bukit dengan kemiringan yang cukup bervariasi menjadi daya tarik wisata tersendiri untuk yang suka wisata petualangan. Apalagi wilayah pantai selatan yang beberapa bagian memiliki kecuraman yang cukup ekstrim. Bukit-bukit kapur yang sudah berumur ribuan bahkan jutaan tahun itu juga menjadi objek penelitian para ahli geologi. Layak kiranya kalau kawasan Gunung Kidul diusulkan untuk menjadi Taman Bumi tingkat internasional.

Salah satu kawasan yang cukup bagus dan di perkirakan sudah berumur jutaan tahun itu adalah kawasan yang diyakini sebagai Bengawan Solo Purba. Kawasan ini merupakan lembah memanjang yang berada diantara dua bukit yang bermuara ke sekitar pantai Sadeng. Konon bengawan Solo mengalir keselatan dan bermuara disekitar pantai Sadeng. Tetapi karena sebuah proses pergeseran lempeng bumi yang terjadi jutaan tahun lalu akhirnya berubah menjadi ke utara dan bermuara ke laut jawa. Daerah ini terletak di ujung timur kabupaten Gunung Kidul atau kurang lebih 40 kilo meter arah tenggara Wonosari. Berada disamping jalan menurun yang cukup curam menuju pantai Sadeng, daerah ini cukup bagus untuk "uji nyali" atau bertualang. Lembah yang memanjang dan terlihat cukup hijau, menyuguhkan panorama alam yang cukup menakjubkan. Rasa lelah setelah menempuh perjalanan panjang menuju ke kawasan tersebut akan segera terbayar dengan keindahan yang terhampar, dan tak jauh dari situ sekalian bisa belanja ikan atau sekedar istirahat dan makan siang di pantai Sadeng.

Minggu, 18 Juli 2010

PANTAI KUKUP : KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI


Indah bukan..? Keindahan pantai ini seringkali luput dari perhatian atau kunjungan wisatawan yang berkunjung ke kota Jogja. Untuk itu jika suatu saat anda berkunjung ke kota Jogja, saya berharap anda dapat meluangkan waktu untuk pergi ke sana. Letaknya yang cukup jauh dari kota Jogja, membuat pantai ini sering terlupakan. Berada di kecamatan Tanjung Sari kabupaten Gunung Kidul pantai ini menyuguhkan panorama yang sangat indah. Hamparan laut yang biru, dengan pasir putihnya saya yakin akan memuaskan anda. Apalagi bagi anda yang tiap hari disibukkan oleh rutinitas yang padat dan membosankan, tempat ini akan membuat anda menjadi fresh kembali. Terletak kurang lebih 60 km, arah tenggara kota Jogja, atau kurang lebih 24 km arah selatan kota Wonosari, ibu kota kabupaten Gunung Kidul. Tempat ini bisa di kunjungi dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Kalau anda menggunakan kendaraan umum, dari kota Jogja anda naik bus jurusan Wonosari, kemudian dari sini anda berganti kendaraan mikrobus yang menuju ke pantai Baron. Pantai ini terletak satu gugus dengan pantai Baron dan pantai Krakal. Anda tertarik untuk kesana..? Selamat berwisata. Semoga perjalanan anda menyenangkan.